Al-Hisbah Jurnal Ekonomi Syariah
http://www.ejournal.iaitfdumai.ac.id/index.php/his
<p align="justify">Jurnal Al-Hisbah adalah jurnal enam bulanan yang memuat naskah-naskah di bidang Ekonomi Islam. Ruang lingkup Al-Hisbah berupa hasil penelitian dan kajian analitis-kritis di bidang Ekonomi Islam seperti penelitian tentang zakat, infak, shodaqoh dan wakaf (ZISWAF), pendapatan, kelangkaan, dan perkembangan dalam ekonomi Islam, kebahagiaan dalam ekonomi Islam. Publikasi artikel dalam jurnal ini ditujukan kepada redaksi khusus civitas akademika kampus IAI Tafaqquh Fiddin Dumai, khususnya para dosen Fakultas Ekonomi Islam. Informasi lengkap untuk memuat artikel dan petunjuk penulisan artikel tersedia di setiap terbitan. Artikel yang masuk akan melalui proses seleksi mitra bestari atau editor. Jurnal ini terbit secara berkala dua kali dalam setahun yaitu setiap bulan Maret dan Agustus.</p> <p> </p> <p> </p>Institute Agama Islam Tafaqquh Fiddin Dumaien-USAl-Hisbah Jurnal Ekonomi Syariah 2622-559XPeran Teknologi Informasi dalam Penguatan Akuntabilitas dan Transparansi Lembaga Pengelola Wakaf
http://www.ejournal.iaitfdumai.ac.id/index.php/his/article/view/564
<p><strong><em>Waqf is an instrument in Islamic finance which functions as a means of realizing the benefit of society. Waqf practices require improvements in various aspects of management so that all the muwafiks' hopes can be realized. One effort to achieve good waqf management is by having good management accountability practices. The development of information technology has brought about a significant transformation in the governance of non-profit organizations, including waqf management institutions. In the midst of increasing public demands for accountability and transparency, the use of digital systems has become a strategic necessity to ensure waqf management is professional, credible and sustainable. This article aims to analyze the role of information technology in strengthening the accountability and transparency of waqf management institutions. This research uses qualitative methods through a literature study approach. The data obtained was then analyzed in stages, starting from the selection process, preparation, to drawing conclusions. Research findings show that information technology has a significant role in strengthening the accountability and transparency of waqf management institutions. The collection and distribution of waqf becomes more effective, efficient, transaction recording is more accurate by utilizing information technology, one of which is blockchain and digitalization of the waqf system. Increasing accountability and transparency will also increase community participation in waqf. Thus, information technology not only functions as an administrative tool, but also as a strategic instrument in building public trust in waqf management institutions. The integration of technology that is designed systematically and adaptively is an important prerequisite for realizing waqf management that is transparent, accountable and responsive to the dynamics of community needs.</em></strong></p> <p><strong>Keywords</strong>: <strong><em>Waqf, Information Technology, Blockchain, Digitalization, Accountability, Transparency</em></strong></p>NurhudawiIsmailArifa PratamiTony HidayatSalman Nasution
Copyright (c) 2026 Al-Hisbah Jurnal Ekonomi Syariah
2026-03-132026-03-13611810.57113/his.v6i1.564Pengaruh Strategi Usaha Berbasis Customer Experience Terhadap Minat Pengunjung Kantin Vihara Amurwa Lampung
http://www.ejournal.iaitfdumai.ac.id/index.php/his/article/view/555
<p>Kantin yang berada di lingkungan rumah ibadah, seperti Vihara Amurwa Lampung, memiliki keunikan tersendiri dibandingkan kantin pada umumnya. Selain menyediakan makanan, kantin ini juga menjadi bagian dari aktivitas sosial, budaya, dan spiritual masyarakat sekitar. Namun, keunikan tersebut perlu dikelola dengan strategi yang tepat agar mampu menarik lebih banyak pengunjung, baik dari kalangan umat maupun masyarakat umum. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis pengaruh strategi usaha berbasis <em>customer experience </em>terhadap minat pengunjung Kantin Vihara Amurwa Lampung. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pengunjung Kantin Vihara Amurwa Lampung<strong>. </strong>Dalam penelitian ini, sampel terdiri pengunjung Kantin Vihara Amurwa Lampung dengan jumlah rata-rata kunjungan 145 orang per bulan dan sampel sebanyak 106 orang. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis regresi linier sederhana. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat diambil simpulan bahwa strategi usaha berbasis <em>customer experience </em>yang terdiri dari <em>Net Promoter Score </em>(NPS)<strong>, </strong><em>Customer Satisfaction Score </em>(CSAT)<strong>, </strong><em>Customer Effort Score </em>(CES)<strong>, </strong><em>Customer Retention Rate </em>dan <em>Customer Churn Rate</em><strong>, </strong><em>Average Resolution Time </em>dan <em>Customer Lifetime Value </em>(CLV) dan <em>Customer Advocacy </em>berpengaruh signifikan terhadap minat pengunjung Kantin Vihara Amurwa Lampung.</p>Bayu Adi SaputraArdansyah
Copyright (c) 2026 Al-Hisbah Jurnal Ekonomi Syariah
2026-03-132026-03-136192110.57113/his.v6i1.555