Konsep Pendidikan Anak Menurut Abdullah Nashih di Era Digital
Abstract
Era digital ketika tidak digunakan dalam hal positif maka malahirkan post-truth. Hal ini bisa dilihat dengan maraknya Hoax dimana berita yang disampaikan tidak benar. Disisi lain, penggunaan media sosial yang tidak tepat maka akan berdampak pada perilaku anak yang amoral. Dengan demikian problematika yang dihadapi oleh anak di Era Digital begitu komprehensif. Problematika tersebut hanya bisa dilakukan dengan melalui pendidikan. Salah satu pemikir Islam yang produktif dalam membahas anak secara komprehensif adalah Abdullâh Nâshih Ulwân. Tujuan Penelitian ini ialah untuk mendapatkan penjelasan pendidikan anak di Era Digital. Metode Penelitian yang dikembangkan ialah kualitatif dengan teknik pengumpulan data dari berbagai sumber baik buku maupun jurnal, artikel ilmiah ataupun literature riview. Hasil Penelitian ini ialah Konsep pendidikan anak menurut Abdullah Nashih Ulwan masih sangat relevan untuk diterapkan di era digital saat ini. Nilai-nilai iman, akhlak, dan pendidikan holistik yang ia tekankan dapat menjadi dasar kuat dalam membimbing anak menghadapi tantangan zaman. Kunci keberhasilannya terletak pada keterlibatan aktif orang tua dan adaptasi terhadap perkembangan teknologi secara bijak
References
Al-Abrasyī, Muhammad ‘Aṭiyah. T.th. al-Tarbiyah al-Islāmiyah wa Falsafatuhā. Mesir: Wizārah al-Tarbiyah wa Ta‘līm.
Al-Asfahānī, Ragīb. Tt. Mu’jam Mufradat al-fāẓu al-Qur’ān. Beirūt: Dār al-Fikrī.
Al-Attas, Muhammad al-Naquib. 1992. Konsep Pendidikan Islam. Bandung: Mizan.
Al-Jamalī, Muhammad Fadhīl. 1977. Nahwa Tarbiyat Mukmināt. al-Syirkāt al-Tunisiyat li al-Tauzi’
Al-Jumbūlatī, Alî.1994. Perbadingan Pendidikan Islam, Terj.M.Arifin. Jakarta: Rineka Cipta.
Al-Ṭūrī, Hannan binti Āthiyah. 1422 H. Al-Daur al-Tarbawī Li al-Wālidain fī Tansyiah al-Fatāt Al-Muslimah fī Marhalah al-Ṭufūlah. Al-Riyādh: Majalah al-Bayān.
An-Nahlāwī, ‘Abdurrahmān. 1992. Prinsip-prinsip dan Metode Pendidikan Islam. Bandung : Diponegoro
Baqî, Muhammad Fuad ‘Abdul.1980. al-Mu’jam al-Mufahras li al-Fāz al-Qur'ān al-Karīm. Beirūt: Dār al-Fikr li at-Tibā‘ah wa an-Nasyr wa at-Tauzî.
Munawwir, Ahmad Warson. 1997. Kamus al-Munawwir. Surabaya: Pustaka Progresif.
Nata, Abudin. 2013. Kapita Selekta Pendidikan Islam; Isu-isu Kontemporer Tentang Pendidikan Islam. Jakarta : Raja Grafindo Persada
Qarḍāwī, Muhammad Yûsuf.2010.Halal dan Haram dalam Islam, terj. Muammal Hamidy. Surabaya: PT Bina Ilmu Surabaya
Sunarto, Ahmad.1422 H. Kamus Arab Indonesia. Bandung : Husaini.
Supriyadi, Tedi., dan J.Julia.2019.The Problem of Students in Reading the Quran: A Reflective-Critical Treatment through Action Research. International Journal of Instruction, 12 (1).
Suryadarma, Yoke., dan Ahmad Hifdzil Haq.2015. Pendidikan Akhlak menurut Imâm al-Ghazâlî, dalam Jurnal at-Ta’dib Vol.10 No.2, Desember.
Suyadi.2019.Millennialization of Islamic Education Based on Based on Neuroscience in The Third Generation University in Yogyakarta Indonesia. Qudus International of Islamic Studies Vol.7, Number 1.
Syarifuddi. 2019. Pendidikan Karakter Perspektif Abdullah Nashih Ulwan (Tinjauan Kitab Tarbiyatul Aulad Fil Islam dan Relevansinya dengan Pendidikan Nasional). Jurnal AKADEMIKA, Volume 13, Nomor 2, Desem
Copyright (c) 2024 Wiwid Hadi Sumitro

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

.jpg)
.png)
.jpg)
.jpg)


